Selamat Datang di bunyukita.com

Mansa Musa, Orang Terkaya di Dunia Sepanjang Sejarah - Berasal dari Kerjaan Mali Wilayah Afrika Barat

 

mansa-musa-orang-terkaya-di-dunia-sepanjang-sejarah-berasal-dari-kerajaan-mali-afrika-barat


Saat ini ramai Figur Publik melabeli dirinya Sultan, mulai dari artis sampai pengusaha. Tidak hanya itu masyarakat dunia kini juga kagum dengan Jeff bezos dan Elon Musk. Jeff bezos telah beberapa kali disebut sebagai orang terkaya, dengan kekayaan mencapai 201 Milyar Dollar atau sekitar Rp2.895 triliun. Pendiri perusahaan teknologi multinasional Amazon ini memupuk kekayaan tersebut sejak merintis bisnis pada tahun 1993 yang diawali dengan membuka toko buku online.


Kemudian yang belum lama ini ada juga Elon Musk juga disebut sebagai orang terkaya di dunia saat ini. Kekayaan Elon Musk bersumber dari dua bisnis utamanya, yakni perusahaan mobil listrik otomatis Tesla dan perusahaan roket luar angkasa Space X. Total kekayaan Elon Musk saat ini ditaksir mencapai 311 Milyar Dollar atau sekitar 4.480 Triliun. Tidak heran yah, jika dirinya menjadi orang terkaya di dunia saat ini. Namun , ternyata semua kekayaan si Jeff bezos dan Elon Musk ini belum seberapa loh!, dibandingkan Mansa Musa.


Mansa Musa disebut sebagai manusia terkaya di bumi sepanjang sejarah. Mansa Musa merupakan raja dari kerajaan Mali Afrika yang memiliki nama asli, yaitu musa keita. Ia lahir sekitar tahun 1280 dan meninggal tahun 1337. Gelar Mansa yang ada di depan namanya merupakan gelar yang berarti raja dari segala raja. Mansa Musa menjadi raja setelah saudaranya Mansyah Abu bakar Meninggal dalam sebuah ekspedisi, yang menurut sejarawan Suriah abad ke-14, karena Mansyah Abu bakar terobsesi dengan Samudra Atlantik dan segala sesuatu ada dibaliknya.


Ketika itu Ia berangkat dalam sebuah ekspedisi dengan Armada sebanyak 2000 kapal serta ribuan pria, perempuan dan budak. Mereka pergi berlayar namun tak pernah kembali, akhirnya Mansa Musa lah yang mewarisi Tahta yang ditinggalkan saudara laki-lakinya itu.


Mansa Musa mulai memerintah pada tahun 1312 hingga 1337 Masehi. Di bawah kepemimpinannya, kerajaan Mali berkembang pesat, ia berhasil menguasai 24 Kota baru termasuk timbuktu, kerajaan tersebut membentang sepanjang 3128 km dari Samudera Atlantik hingga daerah yang kini merupakan Nigeria termasuk kawasan-kawasan yang kini menjadi Senegal, mauritania.


Menurut British museum pada masa kekuasaan Mansa Musa, kerajaan Mali memiliki hampir separuh jumlah emas yang beredar di kawasan dunia lama yakni negeri-negeri di Afrika Asia dan Eropa. Menurut Rudolf Basware, guru besar sejarah di Universitas California seperti dikutip dari BBC, jumlah kekayaan Musa jika dihitung di masa ini sungguh luar biasa, sampai-sampai hampir mustahil untuk benar-benar memahami betapa kaya dan berkuasanya Iya.


Saat bedug pada tahun 2012 situs web kita selebriti Network memperkirakan jumlah kekayaan Musa berada di angka 400 Milyar Dollar atau sekitar 5,7 dua kuadriliun, itu berarti sebanyak 5.720 Triliun Rupiah. Namun, para sejarawan ekonomi satu suara bahwa kekayaan Mansa Musa tak mungkin bisa dituliskan ke dalam angka.


Meski sangat kaya raya, nama Mansa Musa banyak belum diketahui dunia saat itu, hingga suatu ketika Mansa Musa memutuskan untuk menunaikan ibadah haji ke Mekkah keputusannya ini menggemparkan banyak orang. Bagaimana tidak? Mansa Musa pergi haji dari Mali ke Mekah melalui Gurun Sahara dan Mesir diiringi dengan rombongan berisi 60.000 orang. Mansa Musa membawa serta seluruh pejabat dan hakim-hakim kerajaan, pasukan, pedagang menunggang unta dan 12.000 budaknya, juga serombongan kambing dan sapi untuk persediaan makanan. Mansa Musa dan rombongannya menjadi seperti pemandangan kota yang bergerak di tengah gurun.


Saat itu rombongan Mansa Musa termasuk budaknya mengenakan pakaian brokat Mask dan kain sutra terbaik dari Persia ratusan unta berbaris sambil mengangkut ratusan kilogram emas murni yang ia bawa. Orang-orang semakin takjub dengan kekayaan mansa Musa ketika rombongannya singgah di Kairo, Mesir Mansa Musa memberikan begitu banyak emas kepada orang miskin sehingga menyebabkan Inflasi massal di Mesir selama 12 tahun berikutnya.


Di dalam perjalanan pulangnya dari Mekkah mansa Musa melintasi Mesir kembali dan menurut beberapa orang, ia mencoba untuk membantu mengembalikan perekonomian Mesir yang anjlok dengan menarik sebagian emas dari peredaran dengan cara meminjamnya menggunakan suku bunga yang amat tinggi dari para pemberi pinjaman Mesir. Setelah kembali dari Mekkah mansa Musa mulai merevitalisasi kota-kota di kerajaannya.


Dia membangun masjid dan bangunan umum besar seperti masjid djinguereber yang legendaris di timbuktu yang masih berdiri hingga kini. Sudah tak dipungkiri lagi kekayaan Mansa Musa saat itu menarik perhatian dunia tetapi yang lebih menarik perhatian lagi adalah sifat Mansa Musa yang sangat dermawan dan peduli dengan dunia pendidikan.


Sepulangnya dari Mekkah mansa Musa kembali bersama sejumlah cendekiawan Islam termasuk penulis puisi sekaligus arsitek Andalusia bernama Abu Ishak yang dikenal sebagai perancang masjid djinguereber yang terkenal. Selain mendorong dunia seni dan arsitektur, ia juga mendanai dunia sastra dan membangun banyak sekolah perpustakaan dan mesjid lama timbuktu berubah menjadi pusat pendidikan sehingga banyak orang berdatangan dari berbagai belahan dunia untuk belajar di tempat yang kini dikenal sebagai Universitas sankore.


Raja yang kaya itu juga seringkali dianggap berjasa karena telah mengangkat pendidikan di Afrika barat meskipun kisah tentang kerajaannya hanya sedikit diketahui orang di luar Afrika barat. Meski belum dapat diketahui secara pasti Berapa jumlah kekayaannya saat mansa Musa masih hidup, para sejarawan meyakini bahwa ialah orang yang paling kaya sepanjang sejarah.

 

Bagaimana menurut kalian? Itulah tadi kisa Mansa Musa orang terkaya di dunia sepanjang sejarah. Apakah cukup memukau kalian?

Isi Komentar Anda

Silahkan berikan komentar anda...

Previous Post Next Post